Pages

Friday, February 11, 2011

Alang-Alang, Sanggar Anak Negeri

Semangat sesaat sebelum berbuka

Wawancara sambil mengobrol

Berbuka bersama dengan keceriaan

Foto bersama sebelum pulang

Kompak dan berkesan
Kegiatan yang saya liput bertajuk Buka Bersama Anak Negeri dan BEM FTK, yang bertempat di Sanggar Alang-Alang. Istilah anak jalanan memang diperhalus menjadi anak negeri oleh seorang Didit Hape, pensiunan jurnalis senior TVRI. Bersama sang istri yang sevisi, Bunda Ersa, Didit gigih membangun sanggar yang menanungi anak-anak terlantar.

Memang sedikit sekali jumlah orang yang memiliki kepekaan sosial macam Didit dan istrinya, yang mau bekerja tulus tanpa pamrih untuk mengabdikan diri bagi sekitar. Dihadapkan pada kenyataan demikian, saya merasa kerdil. Jadilah saya menilai diri sendiri sebagai pribadi yang tidak peka, terlalu lama menutup mata dan telinga karena tak meluangkan waktu sedikit saja untuk melihat lingkungan sosial sekitar.

Saya kembali teringat nasehat Ibu Sri Sutantinah, alumni Teknik Sipil ITS yang saat ini menjadi Kepala DPU Kaltim. “Jadi mahasiswa itu jangan hanya sibuk dengan kuliah dan organisasi, tengok lingkungan sekitar, belajar lah lebih peka dengan membantu semampunya,” pesannya.

Kiranya kita semua sudah harus membuka mata dan hati, belajar peka dengan kehidupan sosial sekitar. Beruntunglah kalian, teman-teman mahasiswa yang telah lebih dulu melangkah membangun negeri atas inisiatif sendiri. Semoga tak hanya kalian atau seorang Didit Hape yang bersedia setia bekerja tulus.

foto by Lisana Shidqina (rekan sesama reporter)

No comments:

Post a Comment